Showing posts with label ARTIKEL WIYONO. Show all posts
Showing posts with label ARTIKEL WIYONO. Show all posts

Tuesday, December 25, 2012

Facebook Guru, curhat dan mendidik

Oleh :WIYONO, S.Pd
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Media sosial merambah dalam dunia pendidikan. Media media sosial bertaburan dan banyak dimanfaatkan oleh Guru atau pendidik, hanya untuk sekedar curhat dan komentar yang dilontarkan dalam dunia maya, atau facebook Group yang dikelola dengan serius oleh admin dari kalangan guru atau peminat pendididkan.


Banyak aspek kehidupan pendidik bisa terungkap dari apa yang dituliskan oleh para facebooker, dilihat dari sebuah status dan koment yang terbaca dalam dunia maya, dunia baru yang menjadi pesona baru di era global sekarang ini. Sisi negatif dan positif selalu beriringan dengan gejala ini. Terpenting bagi kita tentu selalu mengedepankan aspek pendidikan dan informasi yang bermanfaat untuk dunia pendidikan.

Janganlah terlalu takut dengan dunia baru ini, ketika kita menggunakannya aspek value, norm, dan ethic dan karakter selalu terjaga.

salam sukses

Sunday, December 09, 2012

Kurikulum 2013 , Peluang dan tantangan Guru

Oleh :WIYONO, S.Pd
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Rancangan Kurikulum 2013 memberikan rangkaian dan rentetan permasalahan yang dihadapi oleh Pelaksana di lapangan yakni para Guru / Pendidik . Namun hal ini Guru telah siap untuk mengantisipasi terhadap pemberlakuan Kurikulum baru tersebut.

Secara Umum , Kurikulum berubah menjadi hal yang wajar demi untuk peningkatan kualitas pendidikan dan dalam rangka mengikuti trend perubahan tehnologi dan ilmu pengetahuan yang berkembang pesat. Kurikulum tak mungkin berlaku sepanjang masa. Kurikulum memberikan arahan dan acuan serta target yang akan dicapai dalam proses mencerdaskan anak bangsa , dalam rangka menghadapi tantangan zaman yang komplek.

Perubahan Kurikulum seharusnya tidak lagi mengutak atik, terhadap mata pelajaran yang sudah ada , karena akan dikawatirkan munculnya masalah baru yang dihadapi para Guru. Perubahan seharusnya untuk mengakomodasikan berbagai konten atau belajar / isi materi pembelajaran yang relatif baru, sehingga perlu penyesuaian. Dan bisa diantisipasi dengan penambahan / penerbitan Suplemen pembelajaran yang terbaru, yag dirasakan lebih mudah untuk diterapkan di dalam pendidikan.

Pendelete - tan terhadap beberapa mata pelajaran boleh dilakukan, tetapi harus dengan kajian yang mendalam, untuk mengetahui seberapa jauh dampaknya terhadap pendidikan, serta sumberdaya Guru yang sudah ada. Masalah mengemuka, akan muncul kekawatiran sebagian Guru akan kehilangan Tugas mengajarnya sesuai dengan bidang yang diampunya.

Friday, December 07, 2012

" Menolak" Kurikulum 2013 ?

Oleh :WIYONO, S.Pd
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Kurikulum berganti merupakan hal yang wajar dalam rangka  memperbaiki kualitas pendidikan dan mengikuti perkembangan zaman. Namun menjadi  tak wajar manakala kurikulum itu berganti dalam tempo yang cepat sehingga menimbulkan kekawatiran pada para Guru dan Pendidik. Kesiapan Guru dalam menghadapi kurikulum baru perlu dipertimbangkan oleh para Pengambil Kebijakan dalam dunia Pendidikan.
Pertimbangan dalam perubahan kurikulum tentu sangat sarat dengan alasan mengapa harus berubah.

Melihat Draft Kurikulum 2013 Penulis merasakan banyak perubahan yang signifikan khususnya untuk Satuan Pendidikan SMP .
  1. penambahan Jam belajar dengan konsekuensi pulang sekolah akan lebih lambat dari sekarang
  2. penghilangan mata pelajaran TIK dan merencanakan TIK hanya sebagai media dalam pengajaran di setiap mata pelajaran
  3. Pengembangan diri terintegrasi dengan semua mata pelajaran
  4. tidak terakomodasinya bahasa lokal / daerah yang menjadi ciri muatan lokal di setiap sekolah di Indonesia
Penulis merasakan bahwa mata pelajaran TIK ( Tehnologi  Informasi  Komunikasi ) yang hilang dari draft

Tuesday, May 08, 2012

Friday, April 13, 2012

Benarkah Lembar Kerja Siswa (LKS) Membosankan ?

Oleh :WIYONO, S.Pd 
GURU SMP NEGERI 3 KEMPAS


 Di berbagai Sekolah, sering Kita jumpai penggunaan LKS (Lembar Kerja Siswa) menjadi primadona sebuah sekolah dalam menyambut Tahun ajaran baru, maupun ketika pergantian semester. Resikonya tentu saja memberikan tambahan beban / sejumlah uang recehan yang harus dibayarkan kepada sekolah. Hal ini sudah lazim sebagai bentuk sarana belajar yang paling minimum bagi para Siswa. LKS memberikan gambaran sedikit Materi Belajar dan sangat padat Latihan dan Penugasan. Sehingga dalam prakteknya, Guru harus memberikan akselerasi pada materi dan latihan yang ada di LKS.

LKS sebagai satu - satunya buku yang dimiliki siswa untuk sekolah - sekolah di pinggiran ataupun daerah - daerah terpencil di wilayah Tanah air. Dengan alasan harganya lebih terjangkau, dan memberikan kemudahan Bagi Guru untuk menyampaikan Materi Ajar. Tanpa LKS Guru dibuat sibuk dengan memberikan catatan kepada Siswa , sehingga waktu pembelajaran menjadi tidak efektif dan cenderung boros waktu. Ketuntasan belajar menjadi tantangan bagi Guru untuk mewujudkannya.

Guru Wajib Baca LKS

Membaca menjadi kegiatan harian Guru,

Thursday, April 12, 2012

INFORMASI BUKU PILIHAN

Oleh :WIYONO, S.Pd
 wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

KARYA BUKU


Masih dalam proses pengembangan, semoga dapat dijadikan ajang share antar Guru.
Anda suka buku berikut penulis share buku yang mungkin anda cari :

DOWNLOAD JUDUL BUKU

ATAU " KLIK GAMBAR INI"


Dipersilahkan untuk mendownload judul buku dibawah ini
  1. KOMPILASI MATERI PKN SMP ( PENULIS WIYONO, S.Pd ) Diterbitkan untuk sekolah
  2. CARA MEMBUAT COVER BUKU ELEKTRONIK ( E - BOOK )
  3. MANUAL BLOGSPOT BLOG GRATIS
 KLIK PADA GAMBAR DIBAWAH INI, INFO BUKU GRATIS


 



Thursday, April 05, 2012

Menuju Sekolah Masa depan

Oleh :WIYONO, S.Pd
 Guru SMPN 3 KEMPAS.

 Perkembangan dunia pendidikan mengalami kemajuan di berbagai tempat dan satuan pendidikan. Seringkali kita temukan di berbagai sekolah telah banyak menggunakan peralatan tehnologi dalam dunia pendidikan atau lebih dikenal dengan pembelajaran Multimedia. Pembelajaran E - Learning menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan. Guru dan komponen sekolah di dalamnya harus lebih akrab dengan Tehnologi Multi media yang gencar merambah dunia pendidikan. Laptop, Infocus menjadi pemandangan keseharian seorang Guru di Era sekarang dan Penggunaan pembelajaran Multi media menjadi solusi dalam kemajuan pembelajaran siswa.

Peralatan Multi media menjadi pemacu semangat anak untuk terus belajar, dengan metode yang menyenangkan bagi mereka. Guru perlu menguasai alat ini untuk dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Siswa lebih menyukai pembelajaran dengan multimedia dibanding dengan cara yang konvensional, yang masih banyak digunakan di berbagai daerah di Indonesia.


Pembelajaran konvensional menuju pembelajaran multimedia menjadi sebuah kebutuhan di era guru sekarang, seolah tak mau ditunda sebagai proses pembelajaran di masa sekarang dan masa depan. Ternyata sisi pembelajaran konvensional terdapat kelemahan bila kita terapkan terus di sekolah, salah satunya kurangnya respon siswa terhadap materi yang guru ajarkan. Tentu hal ini menjadi sebuah kegagalan Guru di dalam lokal, ketika siswanya tak lagi antusias di dalam proses pembelajaran.

Wednesday, March 28, 2012

INFO ANGKA KREDIT GURU TERBARU

Oleh :WIYONO, S.Pd
 wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Penulis berbagi informasi yang berkaitan dengan Profesi Guru Khususnya PAK / Penilaian Angka Kredit Terrbaru,  DISILAHKAN DOWNLOAD GRATIS

PROFESI GURU
Melihat perkembangan profesi Guru yang mulai menyedot perhatian masyarakat, dari mulai persoalan dan seluk beluk Guru yang Kurang " GIZI" perlu mendapat pencerahan sehingga memberikan gambaran yang benar tentang PROFESI GURU.

berikut diantaranya, Materi yang Bisa di Download secara Gratis :

Friday, March 23, 2012

Waspadai TOMCAT , Politik BBM, dan Rasa Malas

Oleh :WIYONO, S.Pd 
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Serangga TOMCAT



 Jenis serangga Predator yang menghebohkan  ini telah menyerang di berbagai wilayah Indonesia.

Disamping berita BBM yang menyita perhatian banyak orang, hingga menyebabkan TNI harus keluar barak untuk mengamankan keadaan bila sewaktu - waktu diperlukan.

TOMCAT TOMCAT serangga  yang dapat membuat kulit melepuh memerah bila terkena racunnya.

fenomena alam yang mencari keseimbangan alamiah agar bisa bertahan hidup.

Tak ada hubungan langsung antara TOMCAT, Politik BBM dan rasa malas, kesemuanya dapat membahayakan apabila menimbulkan konflik

Sunday, March 18, 2012

Ketika Debat Jadi Strategi Mengajar

Oleh :WIYONO, S.Pd 
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Mengajar dengan metode debat kali ini yang Penulis Pilih sebagai upaya untuk lebih memberikan pemikiran secara  bebas dari anak didik dan memberikan latihan serta mencari alasan terhadap suatu permasalahan yang dihadapi.

Debat merupakan bentuk pertukaran pemikiran terhadap masalah tertentu dengan cara mempertahankan alasan dan  mempertahankan pendapatnya masing - masing.  Debat dilakukan untuk tujuan menguji secara material masalah dan berpikir secara sistematis dan masuk akal.

Debat Penulis aplikasikan di Sekolah dengan alasan bahwa Materi itu cocok untuk diperdebatkan oleh peserta didik disaat menghadapi berbagai macam SISTEM EKONOMI YANG BERKEMBANG DI DUNIA      ( MATERI AJAR KELAS VIII SMP ).

Debat dilakukan dengan design kelompok PRO dan KONTRA yang saling berhadapan dengan materi SISTEM EKONOMI , menjadi sebuah strategi pembelajaran yang cukup memberikan antusias peserta didik lebih mood dan bersemangat untuk menguasai materi.

Debat dihentikan ketika dari kedua kelompok menyatakan menerima pernyataan / alasan atau berdasarkan waktu yang tersedia. Memang dalam prakteknya di lokal sering terjadi macet atau vacuum tak ada debat yang meluncur dari peserta didik. Hal ini terjadi karena Peserta didik tidak menguasai materi, kurang percaya diri, dan tak adanya keberanian untuk mengungkapkan pandangan dan pemikirannya.

Diperlukan penguasaan materi yang luas hingga berargumentasi dalam menghadapi berbagai pernyataan dari lawan debatnya sehingga dapat diuji dari berbagai sudut pandang peserta didik.

Kenapa harus DEBAT, ada berbagai alasan yang mendasarinya :

Friday, March 16, 2012

Label Sekolah , Prestasi dan Mimpi

Oleh :WIYONO, S.Pd 
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

 Jangan remehkan dengan mimpi para pedjuang dan para praktisi pendidikan yang akan membawa perubahan besar dan mendasar dalam dunia pendidikan. Apa pula yang akan diubah dan berubah dalam dunia pendidikan Indonesia. Bukankah Negara telah mempersiapkan segala sesuatunya yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan. Dari program Block Grand , Dana BOS yang setiap Tahun mengucur ke berbagai sekolah di seluruh pelosok tanah air.

Terdapat berbagai macam Label sekolah yang melekat sekarang ini menunjukkan adanya keinginan Negara untuk mewujudkan mimpi di dunia pendidikan agar lebih berkualitas, dan mengikuti perkembangan dunia yang mengkilat menuju era tehnologi Unlimited yang melanda dunia. Guru mimpi terwujud dengan peningkatan kualitas pendidikan dengan adanya perhatian pemerintah dalam dunia pendidikan.

Perkembangan Sekolah berlabel Internasional, nampaknya belum menuai hasil yang brilian dan sepadan dengan biaya yang dikeluarkan oleh negara dan masyarakat. Sekolah berlabel Internasional hanya mencorong di label saja, gagah dan penuh gengsi yang hebat di dengar namun kualitasnya juga masih rata - rata air mirip dengan sekolah tanpa label.

Sekolah berlabel belum sukses membawa pendidikan Indonesia lebih baik, Di Amerika saja Universitas Havard tak memakai label Internasional, akan tetapi prestasi dan kompetensi lulusannya / tamatannya diakui di seluruh dunia, Hebat khan ?......

Saturday, March 03, 2012

Idealisme Sukses UN 2012

Oleh :WIYONO, S.Pd
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Ujian Nasional sudah dekat ? Apa dan Bagaimana menghadapi Ujian Nasional 2012 , Kiat Sukses Lulus dalam UN 2012 perlu dibuat sejak awal untuk sukses di dalamnya.
UN 2012 merupakan bagian alat Evaluasi secara nasional untuk mengukur kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa nasional. Bagi siswa yang memenuhi syarat kelulusan berhak mendapatkan sertifikat / ijazah lulus dalam Satuan Pendidikan masing - masing.

Idealisme Penyelenggaran UN yang jujur dan bersih, merupakan spirit bagi para pelaku pendidikan di negeri ini. Optimisme bercampur dengan gejala Pragmatisme dalam menghadapi UN 2012. Sukses UN menjadi tolak ukur kualitas pendidikan, yang selama ini menjadi bahan pro kontra para pakar pendidikan.

Saturday, February 18, 2012

Uji Coba Ujian Nasional 2012, Lulus Atau Tidak ?

Oleh :WIYONO, S.Pd
 wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Seiring dengan dekatnya penyelenggaraan UN 2012 , di berbagai sekolah mengadakan Ujicoba/Try Out
 untuk memberikan bekal dan kemampuan siswa mengenal soal dan sekaligus menyelesaikannya dengan benar. Uji coba UN diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi mutu dan peningkatan dalam proses belajar mengajar serta alat ukur tingkat kelulusan bagi sekolah untuk UN yang akan datang.
PENULIS BLOG

Bagaimana jika dalam Try Out menunjukkan angka Tidak lulus mendominasi,. Tak perlu kawatir karena masih dalam uji coba UN. Hal ini justru akan memberikan semangat untuk terus memperbaiki diri dan terus banyak belajar, dalam rangka menambah kompetensi meyelesaikan soal UN.

Lalu bagaimana Jika dalam Try Out menunjukkan angka kelulusan yang mendominasi. Bagi Siswa dan guru ini merupakan sebuah harapan, dan keberhasilan dalam sebuah proses untuk meyelesaikan soal UN yang sesungguhnya. Apapun hasilnya tak perlu menjadikannya sebuah beban, namun sebagai bagian dari pembelajaran dan untuk mengecek kesiapan meyelesaikan soal UN dengan benar.

Nilai Uji coba sebagai alat evaluasi bagi guru dan siswa dalam pembelajaran. Hasilnya sebagai alat untuk memperbaiki diri.
tak perlu kawatir akan hasil Try Out. tetap semangat belajar

Saturday, January 28, 2012

Ayo Menjadi Guru Sejati

Oleh :WIYONO, S.Pd 
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Menjadi Pendidik atau Guru, kata kebanyakan orang adalah Profesi yang sangat mulia. Dengan Profesi ini Orang banyak memberikan banyak ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada siswa. Siswa akan berubah menjadi Manusia yang mampu mengembangkan dirinya sehingga mampu memnfaatkan ilmunya untuk dirinya dan orang lain. Sungguh sebuah profesi yang mulia bagi kehidupan manusia era sekarang maupun masa depan.

Seiring dengan perjalanan waktu dan zaman yang terus berubah maju, profesi Guru  menjadi profesi yang cukup membanggakan bagi sebagian Orang. Dengan harapan di dalam Profesinya benar - benar memiliki kompetensi, dan keilmuan yang cukup baik dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang layak untuk sebuah kemajuan pendidikan. Rasa keingintahuan terhadap tehnologi pembelajaran merupakan sebuah keharusan yang terkuasai dengan baik oleh Guru.

Memimpikan Guru Sejati,

Saturday, November 12, 2011

Jejaring Sosial Untuk Pembelajaran

facebook trend jejaring sosial
Oleh :WIYONO, S.Pd
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com


Trend penggunaan Social networking di kalangan masyarakat pelajar mulai berkembang secara pesat. Di kalangan Pelajar telah mulai akrab dengan media jejaring sosial yang menjadi trend tersendiri di kalangan pelajar untuk menyampaikan isi kepala, curahan perasaan dan atau sekedar tulisan gaya pelajar / remaja. Inilah kecenderungan pelajar hari ini dengan segala pernik pernik ungkapan khas gaya ABG yang mencari identitas dan jati diri mereka.

Lalu adakah yang salah dengan perkembangan penggunaan jejaring sosial di kalangan pelajar ?

Saturday, October 22, 2011

Penelitian Tindakan Kelas / PTK, Upaya Profesionalisme Guru

Oleh :WIYONO, S.Pd
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Kinerja Guru semakin dituntut untuk terus berkembang menuju profesional di dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga pendidik. Pemerintah berupaya mengeluarkan payung hukum terkait dengan Profesionalisme Guru sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Payung Hukum hasil produk pemerintah diantaranya berkaitan dengan dikeluarkannya peraturan pendidikan tentang kenaikan pangkat, dan penggunaan PTK / Penelitian Tindakan Kelas sebagai persyaratan dalam pengajuan kenaikan pangkat bagi Guru untuk naik pangkat.

PTK / Penelitian Tindakan Kelas merupakan karya tulis ilmiah yang terfokus pada kelas dengan tujuan untuk memberikan layanan pembelajaran yang lebih maksimal untuk meningkatkan hasil proses pembelajaran serta peningkatan kualitas pembelajaran. Kegiatan PTK bisa dilakukan dengan memberikan identifikasi masalah yang dihadapi di kelas secara nyata, untuk selanjutnya dicari solusi permasalahan dengan aplikasinya di kelas. Analisis permasalahan  PTK lebih bersifat sederhana dengan Data pendukung spesifik yang sinkron dengan masalah.

Friday, September 30, 2011

Desain Pendidikan di Malaysia

Oleh :WIYONO, S.Pd
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com
 
Selama dua hari awal minggu ini (27-28 September 2011) mengikuti acara seminar Majelis Dekan-Dekan Pendidikan di Universiti Putra Malaysia (UPM), Serdang, Selangor (sekitar 5 km selatan Kuala Lumpur). Acara seminar diadakan oleh forum fakultas-fakultas pendidikan universitas negeri di Malaysia, yang tidak lain adalah lembaga-lembaga penghasil guru sekolah menengah di Malaysia karena universitas swasta disini memang tidak  diberikan ijin untuk mendirikannya. Sedangkan untuk guru sekolah dasar dipasok oleh institut pendidikan guru (IPG) yang berada di bawah kementrian pendidikan. Seperti biasa di satu konferensi, ditampilkan berbagai hasil riset yang sedang atau telah dikerjakan oleh mahasiswa pascasarjana dan staf dosen dalam sesi paralel di ruang kelas; disamping itu juga terdapat acara beberapa kuliah umum untuk semua peserta yang menampilkan hasil riset dengan kualitas berbeda atau ide-ide baru dari pakarnya. Tulisan ini menampilkan apa yang saya baca dan dengar dari dikusi di seminar khususnya tentang desain pendidikan Malaysia yang jadi wacana, terbagi dalam dua hal saja yaitu tentang rekonfigurasi sistem sekolah dan pendidikan serta karir guru. Moga-moga bisa memberikan gambaran sekilas bagi anda tentang pendidikan negeri jiran ini.

Monday, September 26, 2011

Penyimpangan Sosial Dalam Masyarakat

Oleh :WIYONO, S.Pd 
wiyonospd-civiceducation.blogspot.com

Pengertian Penyimpangan sosial
penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang, sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau lakukan. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. Sejauh penyimpangan itu terjadi, besar atau kecil dalam skala luas atau sempit, tentu akan berakibat terganggunya keseimbangan kehidupan dalam masyarakat.

Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tak dengan nilai - nilai dan norma - norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. Dengan kata lain Penyimpangan (DEVIATION) adalah segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri (CONFORMITY) terhadap kehendak masyarakat.

Penyimpangan sosial menurut AHLI sebagai berikut :

1. JAMES W VANDER ZANDEN, Penyimpangan merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi.

2. ROBERT MZ LAWANG, Penyimpangan merupakan tindakan yang menyimpang dari norma - norma yang berlaku dalam satu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari pihak berwenang untuk memperbaiki perilaku yang menyimpang atau abnormal tersebut.
3. PAUL B HORTON, Penyimpangan adalah setiap perilaku dinyatakan sebagai pelanggaran terhadap norma - norma kelompok atau masyarakat.
4. LEWIS COSER, Perilaku menyimpang merupakan salah satu cara untuk menyesuaikan kebudayaan dengan perubahan sosial.
5. BRUCE J KOHEN, Penyimpangan sosial (DEVIATION) adalah tingkat laku yang melanggar atau bertentangan dari aturan - aturan normatif (HUKUM) maupun harapan - harapan lingkungan sosial yang bersangkutan.  

FAKTOR PENYEBAB PENYIMPANGAN SOSIAL

Secara umum , faktor penyebab penyimpangan sosial  yang terjadi masyarakat dipengaruhi oleh hal sebagai berikut :
1. FAKTOR INTERN,  beberapa faktor intern atau dalam diri individu yang diidentifikasi dapat menyebabkan lahirnya penyimpangan sosial, diantaranya adalah kepintaran, usia, jenis kelamin, kedudukan dalam keluarga, dan sikap mental yang tidak sehat.
2. FAKTOR EKSTERN, faktor yang menyebabkan munculnya penyimpangan sosial yaitu rumah tangga, pendidikan sekolah, lingkungan pergaulan, media massa, serta tidak sanggup mengikuti peraturan dalam masyarakat.

Menurut JAMES W VANDER ZANDEN, faktor penyebab penyimpangan sosial antara lain :
1. longgar atau tidaknya nilai dan norma
2. sosialisasi yang tidak semprna.
3. sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang.

Menurut CESARE LOMBROSSO, Faktornya adalah biologis, psikologis dan Sosiologis.